Pesantrends, Jakarta - Kepolisian Negara
Republik Indonesia (Polri) akan memberlakukan rekayasa lalu lintas sistem one
way nasional dalam rangka arus balik Lebaran 2026, yang dimulai pada
hari ini, Selasa (24/3/2026). Kebijakan ini akan dilakukan melalui kick
off yang akan dilakukan pada pukul 14.00 WIB.
"One way nasional arus balik, itu akan kita
laksanakan di tanggal 24 Maret, termasuk skenario manajemen lalu lintas
lainnya," kata Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus
Suryonugroho, dalam keterangannya, Selasa (24/3/2026).
Jelasnya, one way ini akan diterapkan mulai
dari KM 414 hingga KM 70 jalan tol Transjawa, menyusul peningkatan volume
kendaraan yang mulai terlihat dalam beberapa hari terakhir.
Agus memprediksi puncak arus balik akan terjadi dalam dua
gelombang, yakni pada 24 Maret serta 28-29 Maret 2026
Juru Bicara Satgas Humas Operasi Ketupat 2026, Kombes Pol.
Marupa Sagala, mengatakan selain one way, rekayasa lalu lintas lain seperti
contraflow dan one way lokal juga disiapkan bersama pemangku kepentingan
terkait, termasuk Kementerian Perhubungan, operator jalan tol, dan Jasa
Raharja.
"Arus balik sudah mulai terlihat dengan peningkatan
volume kendaraan secara bertahap. Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan
perjalanan dengan baik dan memanfaatkan kebijakan yang ada agar perjalanan
dapat dilakukan secara bertahap," jelas Marupa.
Berdasarkan data volume lalu lintas Polri pada Minggu
(22/3/2026) pukul 06.00 hingga 22.00 WIB menunjukkan, kendaraan keluar Jakarta
sebanyak 168.159 unit (naik 65,79% dari volume normal, dan naik 2,06%
dibandingkan Lebaran 2025).
Sementara itu, kendaraan masuk Jakarta 122.994 unit (turun
3,66% dari volume normal, namun naik 3,73% dibandingkan Lebaran 2025).