Pesantrends, Jakarta - PT Angkasa Pura
Indonesia atau InJourney Airports memastikan kesiapan operasional menghadapi
puncak arus mudik Lebaran yang diperkirakan terjadi pada Rabu, 18 Maret
2026.
Direktur Utama InJourney Airports Mohammad Rizal Pahlevi
mengungkapkan pihaknya telah siap mengantisipasi adanya peningkatan trafik baik
dari sisi operasional maupun pelayanan.
"Fasilitas dan personel di seluruh bandara kami optimalkan untuk memastikan keamanan, keselamatan dan kenyamanan pemudik pada puncak arus mudik," kata Rizal dalam keterangan resminya, Selasa (17/3/2026).
Lebih jelasnya fokus penguatan akan dilakukan di sejumlah
titik krusial seperti pemeriksaan keamanan (security check point), layanan
check-in, hingga boarding lounge.
Jumlah check in counter dipastikan memadai, dan sejumlah bandara bersama maskapai juga menyediakan mesin self check in untuk mempercepat proses keberangkatan. Pengaturan boarding lounge juga direncanakan dengan baik agar alur keberangkatan penumpang tetap lancar," jelasnya.
Di sisi lain, pengawasan keamanan tetap dilakukan secara
ketat. Penumpang diimbau mengantisipasi waktu antrean dan memastikan tidak
membawa barang berbahaya ke dalam pesawat.
Selain itu, pengaturan slot time penerbangan juga menjadi
perhatian untuk menghindari penumpukan pergerakan dalam waktu berdekatan.
"Koordinasi yang erat dengan maskapai dan seluruh
stakeholder dilakukan untuk menjaga kelancaran operasional, termasuk dalam
penanganan bagasi agar tetap sesuai standar layanan," tekannya.
Untuk mendukung kelancaran operasional, Rizal turut
memastikan bahwa seluruh bandara InJourney Airports bakal beroperasi 24 jam
guna mengakomodasi penerbangan tambahan maupun potensi keterlambatan.
InJourney Airports memperkirakan total pergerakan
penumpang di 37 bandara miliknya diproyeksikan mencapai sekitar 570 ribu orang
dengan sekitar 4.000 penerbangan. Dengan dua bandara tersibuk, yakni Bandara
Internasional Soekarno-Hatta dan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai,
masing-masing diperkirakan melayani 187 ribu dan 71 ribu penumpang pada puncak
arus mudik.